Infologi.id, BANDAR LAMPUNG — RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung resmi menghadirkan teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk memperkuat penanganan penyakit pembuluh darah, khususnya gangguan pembuluh darah otak dan kasus stroke, Selasa 29/09/2026.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen RSUD Abdul Moeloek dalam meningkatkan mutu pelayanan medis melalui teknologi diagnostik mutakhir yang mampu memvisualisasikan pembuluh darah secara mendetail dan real-time.
DSA merupakan prosedur radiologi intervensi yang memanfaatkan sinar-X dan zat kontras khusus untuk memetakan struktur pembuluh darah secara presisi. Melalui pemrosesan citra digital, bayangan tulang maupun jaringan sekitar dapat disaring sehingga gambaran pembuluh darah terlihat jauh lebih jelas.
Teknologi ini sangat efektif membantu tim medis mendeteksi berbagai kelainan pembuluh darah di otak, jantung, hingga pembuluh darah perifer. Pada kasus neurologis, DSA digunakan untuk mendiagnosis stroke akibat penyumbatan, perdarahan subaraknoid akibat aneurisma, arteriovenous malformation (AVM), intracranial stenosis, hingga stroke perdarahan. Selain itu, DSA juga menunjang evaluasi tumor, kanker, serta kasus vertigo dan migrain berulang sesuai indikasi medis.
Pelayanan pemeriksaan neurologis ini didukung langsung oleh dokter spesialis neurologi dan bedah saraf. Bagi pasien yang membutuhkan penanganan, Poli Eksekutif RSUD Abdul Moeloek menghadirkan dr. Alfi Rizky Medikanto, M.Sc., Sp.N., AIFO-K, FINA., dr. Izza Ayudia Hakim, Sp.N., AIFO-K., FISQua., FINA., serta dr. Muhammad Yunus, Sp.BS., FIS., M.Kes.
Jadwal praktik dr. Alfi berlangsung pada Senin dan Rabu pukul 14.00–16.00 WIB, dr. Izza pada Senin dan Selasa pukul 11.00–14.00 WIB, sedangkan jadwal dr. Yunus menyesuaikan dengan tindakan medis.
Mengenai pembiayaan, tarif sementara ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor 400.7.1/13.H/VII.01/IX/2026 tertanggal 22 September 2026. Biaya tindakan DSA dimulai dari Rp 20.681.000 (di luar pemeriksaan penunjang awal dan rawat inap). Tarif akhir dapat disesuaikan kembali berdasarkan kondisi klinis pasien serta kebutuhan tindakan medis tambahan.
Sebelum menjalani prosedur, pasien akan menerima penjelasan menyeluruh dari tim medis mengenai indikasi, alur persiapan, hingga estimasi rincian biaya. Kehadiran teknologi DSA ini diharapkan mampu memberikan penanganan penyakit pembuluh darah yang lebih komprehensif bagi masyarakat Lampung. (*)









