Menu ✖

Mode Gelap

Bandar Lampung · 13 Jun 2026 19:56 WIB ·

Anaknya Gagal Masuk SMA Unggulan, Anggota DPRD Lampung Justru Puji Kadisdikbud


 Anaknya Gagal Masuk SMA Unggulan, Anggota DPRD Lampung Justru Puji Kadisdikbud Perbesar

Infologi.id, Bandar Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Yudha Al Hadjid, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico. Apresiasi tersebut didasari atas ketegasan dan transparansi pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis Computer Assisted Test (CAT) dalam proses seleksi Sekolah Unggul.

Menariknya, respons positif ini disampaikan Yudha setelah anak kandungnya sendiri dinyatakan tidak lolos dalam seleksi masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggulan, yakni di SMAN 2 Bandar Lampung dan SMAN 10 Bandar Lampung.

“Anak saya daftar di SMAN 2 dan SMAN 10 tapi tidak lulus. Saya sedih, tetapi saya juga senang karena berarti tes ini berjalan adil,” ujar Yudha kepada media, Sabtu 13/6/2026.

Menurut politisi Partai NasDem ini, kegagalan anaknya menjadi bukti nyata bahwa proses seleksi masuk Sekolah Unggul di Lampung berjalan sangat objektif. Sistem tersebut dinilai bersih dan bebas dari intervensi ataupun perlakuan khusus bagi peserta tertentu, termasuk dari kalangan anak pejabat daerah.

Sistem TPA berbasis CAT terbukti mampu menciptakan proses penerimaan siswa yang transparan dan berkeadilan, terlebih karena hasil nilai ujian dapat langsung diakses oleh peserta sesaat setelah tes selesai.

“Berarti kemampuan anak saya memang bukan di situ. Saya mengalami sendiri prosesnya dan saya ikut bangga dengan sistem seleksi ini,” sambungnya.

Pasca pengumuman tersebut, Yudha mengaku tidak mempermasalahkannya dan langsung mencari alternatif sekolah lain melalui jalur reguler, yang dijadwalkan akan membuka pendaftaran resmi pada 15 Juni mendatang.

Ia berharap sistem seleksi yang mengedepankan kemampuan akademik murni dan transparansi ini dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang demi menjaga marwah dunia pendidikan di Bumi Ruwa Jurai.

“Jika konsistensi dan integritas seperti ini dipertahankan, nilai dan kualitas pendidikan Provinsi Lampung di masa depan pasti akan jauh lebih baik. Saya sangat mengapresiasi kinerja Disdikbud,” pungkasnya. (*/Red)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Pengamat Minta Gubernur Lampung Evaluasi Atau Berhentikan KI, Desak Copot Kepsek SMKN 1 Raman Utara

2 November 2026 - 19:22 WIB

DPRD Lampung Turun Tangan, Ismet Roni Janji Cek Tender Rp95,98 Miliar BMBK

1 November 2026 - 16:53 WIB

Polemik SBU PT CMS Memanas, Pengamat Desak APH Periksa Pemenang Tender Rp95 Miliar BMBK Lampung

1 November 2026 - 13:32 WIB

PBJ Klaim SBU Pemenang Proyek Rp100 Miliar BMBK Lampung Berlaku, Pengamat: LPJK Catat Status Pencabutan

31 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Disdikbud Lampung Tanggapi Keliling Industri “SMKN Apung”, Sekolahnya Metafora Isunya Nyata?

31 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Pengkondisian atau Kelalaian? Proyek BMBK Lampung Rp.100 Miliar Hasil “Ngutang” Dimenangkan Penyedia SBU Kadaluarsa

30 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Trending di Breaking News
error: Content is protected !!