Menu

Mode Gelap

Bandar Lampung · 23 Apr 2026 17:22 WIB ·

Penjaga Kafe di Bandar Lampung Nyambi Jadi Pencuri Kabel PLN, Pesta Sabu Demi “Nyali” Saat Beraksi


 Penjaga Kafe di Bandar Lampung Nyambi Jadi Pencuri Kabel PLN, Pesta Sabu Demi “Nyali” Saat Beraksi Perbesar

Infologi.id, BANDAR LAMPUNG — Di bawah temaram lampu kafe di Kota Bandar Lampung, AI (41) tampak seperti pekerja biasa yang menjaga ketenangan pelanggan. Namun, siapa sangka, warga Kelurahan Bumi Waras ini menyimpan rahasia besar di balik seragam kerjanya. Pria yang sehari-hari dikenal sebagai penjaga kafe ini ternyata adalah bagian dari komplotan spesialis pencuri kabel listrik milik PLN yang licin.

Pelarian AI berakhir pada Rabu (22/4/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Tim Satreskrim Polres Pringsewu menjemputnya tepat di tempatnya bekerja. Tanpa perlawanan berarti, sang penjaga kafe harus menukar kenyamanan tempat kerjanya dengan jeruji besi.

Ada fakta mencengangkan di balik kenekatan AI dan kawan-kawannya. Mencuri kabel di gardu listrik yang masih aktif bukanlah perkara sepele—satu kesalahan kecil bisa berujung maut. Namun, bagi kelompok ini, rasa takut itu mereka “tenggelamkan” lewat cara yang kelam.

Kasat Reskrim Polres Pringsewu, Iptu Rosali, mengungkapkan bahwa AI dan komplotannya kerap menggelar pesta sabu sebelum melancarkan aksi. Barang haram tersebut digunakan sebagai pendongkrak nyali agar mereka berani memanjat gardu dan memotong kabel meski di siang bolong.

“Para pelaku mengaku sering mengonsumsi sabu sebelum beraksi. Ini dilakukan untuk meningkatkan keberanian mereka saat mengeksekusi target,” ujar Iptu Rosali, Kamis (23/4/2026).

Komplotan ini bukan pemain baru. Mereka bekerja dengan pembagian peran yang sangat terstruktur: ada yang bertugas memotong kabel, menarik, hingga bagian pemasaran hasil curian. AI sendiri memiliki peran krusial dalam mobilitas, yakni membantu menarik dan mengangkut tumpukan kabel dari lokasi kejadian.

Aksi mereka tergolong sangat berani. Tidak hanya malam hari, mereka kerap beroperasi di bawah terik matahari. Bahkan, salah satu aksi nekat mereka di sebuah gardu sempat dipergoki warga, direkam, hingga viral di media sosial. Video viral itulah yang menjadi salah satu kepingan puzzle bagi kepolisian untuk melacak keberadaan mereka.

Di Kabupaten Pringsewu saja, setidaknya ada lima lokasi utama yang menjadi sasaran empuk mereka, antara lain:

  • Gardu PLN STM YPT Pringsewu.

  • Gardu Ambarawa (dekat Gereja Krasulan).

  • Jalur Dua Pekon Bulukarto.

  • Pekon Klaten.

  • Gardu dekat Puskesmas Gading Rejo.

Secara total, kepolisian mencatat ada 13 laporan pencurian kabel yang diduga kuat merupakan ulah komplotan ini di wilayah hukum Pringsewu.

AI adalah potongan terakhir dari tim utama yang berjumlah enam orang. Lima rekan sejawatnya telah lebih dahulu diringkus oleh Polsek Tanjung Bintang dan kini tengah menjalani proses hukum.

Meski AI kini sudah mendekam di sel, pihak kepolisian tidak lantas berhenti. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah atau kelompok lain yang terlibat dalam pencurian fasilitas publik yang merugikan masyarakat luas ini.

Kini, sang penjaga kafe harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. AI dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian. Alih-alih mendapatkan bonus dari hasil kerja sampingannya yang berbahaya, ia kini terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Sebuah harga mahal yang harus dibayar dari keberanian semu di balik pengaruh narkoba. (*/Red)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Syahroni Yusuf: Foto Jurnalistik Adalah Bahasa Visual Penyampai Fakta, Bukan Rekayasa

16 September 2026 - 18:46 WIB

Menko Pangan Zulhas Garansi Bantuan Beras untuk 182.398 KPM Lampung Selatan Cair Hingga Akhir 2026

14 September 2026 - 21:06 WIB

Sinergi PWI dan PT PHE OSES Gelar UKW Madya di Lampung Timur

14 September 2026 - 20:37 WIB

Pemkot Bandar Lampung Salurkan 35.193 BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Rentan hingga RT

14 September 2026 - 20:35 WIB

Laporan Warga Hampir 2 Tahun Mengendap, LBH Panrita Keadilan Ultimatum Polres Tulang Bawang

14 September 2026 - 20:20 WIB

Ekosistem Bioetanol Tegineneng Dimulai, Lampung Siap Mandiri Energi

14 September 2026 - 18:32 WIB

Trending di Breaking News
error: Content is protected !!