Menu

Mode Gelap

Breaking News · 10 Mei 2026 20:56 WIB ·

Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 2026


 Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 2026 Perbesar

Infologi.id, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pembangunan daerah melalui penyelenggaraan Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) Tahun 2026 yang resmi ditutup pada rangkaian Closing Ceremony di Lampung City Mall, Minggu (10/05/2026) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa LaSEF 2026 menjadi momentum strategi dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

“Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, kami telah menyaksikan bagaimana ekonomi syariah hadir dan tumbuh nyata di tengah masyarakat melalui berbagai rangkaian kegiatan yang inspiratif dan penuh manfaat,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, penyelenggaraan LaSEF 2026 merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada penguatan industri halal, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan UMKM berbasis syariah.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 pelaku UMKM ikut berpartisipasi dalam Halal Mart dengan menampilkan berbagai produk unggulan khas Lampung, mulai dari kuliner, kopi, produk olahan, hingga wastra daerah. Partisipasi tersebut menunjukkan besarnya potensi produk lokal Lampung sebagai penggerak ekonomi syariah yang berdaya saing.

Selain itu, LaSEF 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang mendorong penguatan nilai spiritual dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya Tabligh Akbar serta berbagai lomba dan kompetisi bagi generasi muda sebagai wadah positif untuk menumbuhkan kreativitas dan kecintaan terhadap ekonomi syariah.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah di Sumatera yang didukung oleh sektor pertanian, UMKM, industri halal, pondok pesantren, serta potensi zakat dan wakaf produktif.

“Ketika desa berkembang, UMKM naik kelas, petani memperoleh nilai tambah, dan akses pembiayaan semakin terbuka, maka perekonomian Lampung akan bergerak semakin kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, LaSEF 2026 juga menghadirkan solusi nyata terhadap isu strategis daerah melalui program Wakaf Sumur Produktif guna membantu menjaga produktivitas petani di tengah tantangan perubahan iklim dan dampak El Nino.

Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Bank Indonesia, OJK, perbankan syariah, akademisi, ulama, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Lampung.

“Ekonomi syariah akan menjadi kekuatan besar apabila seluruh elemen mampu berjalan dalam satu orkestrasi untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya. (*/Red)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Heboh! Warga di Lampung Gelandang ‘Kombes’ Diduga Gadungan, Oknum Polisi Polres Mesuji dan Wanita Muda ke Propam Polda

30 Juli 2026 - 02:56 WIB

Selamat dan Sukses Kepada Yunda Prof. Dr. Hj. Heni Noviarita, S.E.,M.Si. Atas Pengukuhan Sebagai Guru Besar UIN Raden Intan Lampung

28 Juli 2026 - 17:04 WIB

Jaringan Narkoba Bali-Medan Terbongkar, Polisi Aman 6 Kg Ganja di Bakauheni

28 Juli 2026 - 16:24 WIB

Fokus Tingkatkan Minat Baca, Bunda Literasi Lampung Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Rekreasi Edukasi Keluarga

28 Juli 2026 - 16:14 WIB

Oknum ASN Lampung Timur Tipu Pemilik SPPG Hingga Rp72 Juta Lebih

28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Persiapan Paperahan 2026: Lampung Selatan Dorong Pelestarian Budaya dan Potensi Wisata Desa Sumur Kumbang

28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Trending di Breaking News
error: Content is protected !!