Infologi.id, Lampung Utara — Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu kilometer 126, Desa Negeri Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Sebuah mobil Daihatsu Ayla yang mengangkut rombongan pelajar tertabrak Kereta Api (KA) Babaranjang, mengakibatkan dua orang siswi meninggal dunia di lokasi kejadian dan dua lainnya luka-luka.
Dua korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Siti Komaria (17) dan Haipipita (14), warga Desa Hanakau, Kecamatan Sungkai Utara. Keduanya dilaporkan meninggal di tempat setelah mobil yang mereka tumpangi dihantam kereta hingga terpental sejauh 10 meter akibat benturan yang sangat keras.
Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Ayla dengan nomor polisi B 1310 BID melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut. Pengemudi diduga tetap melajukan kendaraannya meskipun petugas penjaga perlintasan telah memberikan peringatan bahwa kereta akan melintas.
Pada saat yang bersamaan, KA Babaranjang dengan nomor lokomotif 4049 yang melaju dari arah Palembang, Sumatera Selatan, menuju Tanjungkarang, Bandar Lampung, melintas dan langsung menghantam mobil tersebut.
“Petugas Satlantas sudah langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengevakuasi para korban, serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Rabu (15/7/2026).
Kombes Pol Yuni menambahkan, selain dua korban jiwa, pengemudi mobil berinisial RF (16) mengalami luka robek di bagian kepala serta luka lecet di pelipis kanan, dan saat ini masih menjalani perawatan medis. Sementara itu, KA Babaranjang saat kejadian dikemudikan oleh masinis Rahmat Diansyah dan asisten masinis Fikri Alfitra. Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dari pihak kereta api.
Pihak Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara bersama personel BKO Polsek Sungkai Utara telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan bangkai mobil Daihatsu Ayla sebagai barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi guna penyelidikan lebih lanjut. (*/Red)









