Menu

Mode Gelap

Breaking News · 24 Jun 2026 15:34 WIB ·

Restocking Ikan Jadi Upaya Nyata Pemprov Lampung Menjaga Ekosistem Sungai Mesuji


 Restocking Ikan Jadi Upaya Nyata Pemprov Lampung Menjaga Ekosistem Sungai Mesuji Perbesar

Infologi.id, Mesuji — Dalam rangkaian kunjungan kerja program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung “Desaku Maju”, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal didampingi Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami melakukan pelepasan total 33.000 bibit ikan di Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur, pada Rabu (24/6/2026).

Langkah ini diambil sebagai komitmen pemprov dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

​Pelepasan komoditas perikanan darat tersebut merupakan sinergi nyata antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan bantuan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut berkontribusi melepas 13.000 bibit ikan, mencakup 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

​Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa restocking ikan ini bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal.

​”Kita Pemprov bersama Kabupaten Mesuji akan menebar bibit ikan. Ada ikan bawal, ikan baung, ikan lele, ikan nila. Agar ekosistem, populasi ikan di sungainya tetap terjaga, dan kedepan nanti akan menjadi pendapatan yang baik buat seluruh masyarakat di Kabupaten Mesuji,” ujar Gubernur saat memimpin prosesi pelepasan.

​Usai melepas puluhan ribu benih tersebut, Gubernur secara khusus mengumpulkan jajaran Camat dan Kepala Desa yang hadir di lokasi. Ia menitipkan pesan agar aparatur desa menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan larangan praktik penangkapan ikan secara ilegal.

​”Ini ada harapan dari saya, mohon dijaga ikannya. Terutama disosialisasikan kepada masyarakat. Tidak disetrum, dan tidak diputas. Kalau dijala boleh, dipancing boleh. Tapi jangan disetrum, diputas, karena yang kecil-kecil ikut mati,” tegas Gubernur Mirza.

​Gubernur membeberkan bahwa ribuan benih ikan berkualitas tinggi ini dihasilkan melalui proses pemijahan intensif yang membutuhkan usaha besar di fasilitas perbenihan Bandar Lampung, sebelum akhirnya dimobilisasi ke Mesuji.

​”Ini bibitnya dari Bandar Lampung, jauh. Dipijah setengah mati. Mereka memijah berharap kalau besar, kalau gede, bisa jadi pendapatan masyarakat Kabupaten Mesuji. Jadi kalau disetrum, kan ya kasihan sama yang sudah buat mijah. Saya titip ya,” pungkasnya.

​Melalui program restocking ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap perairan sungai di Kabupaten Mesuji dapat terus produktif dan lestari, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh generasi hari ini dan masa depan. (*/Red)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Heboh! Warga di Lampung Gelandang ‘Kombes’ Diduga Gadungan, Oknum Polisi Polres Mesuji dan Wanita Muda ke Propam Polda

30 Juli 2026 - 02:56 WIB

Selamat dan Sukses Kepada Yunda Prof. Dr. Hj. Heni Noviarita, S.E.,M.Si. Atas Pengukuhan Sebagai Guru Besar UIN Raden Intan Lampung

28 Juli 2026 - 17:04 WIB

Jaringan Narkoba Bali-Medan Terbongkar, Polisi Aman 6 Kg Ganja di Bakauheni

28 Juli 2026 - 16:24 WIB

Fokus Tingkatkan Minat Baca, Bunda Literasi Lampung Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Rekreasi Edukasi Keluarga

28 Juli 2026 - 16:14 WIB

Oknum ASN Lampung Timur Tipu Pemilik SPPG Hingga Rp72 Juta Lebih

28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Persiapan Paperahan 2026: Lampung Selatan Dorong Pelestarian Budaya dan Potensi Wisata Desa Sumur Kumbang

28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Trending di Breaking News
error: Content is protected !!