Menu

Mode Gelap

Breaking News · 6 Jun 2026 10:54 WIB ·

Aroma Dugaan Penyimpangan BOSP 2025 SMAN 1 Metro Mencuat, Anggaran Daya dan Jasa Ratusan Juta


 Aroma Dugaan Penyimpangan BOSP 2025 SMAN 1 Metro Mencuat, Anggaran Daya dan Jasa Ratusan Juta Perbesar

Infologi.id, METRO — Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Reguler tahun anggaran 2025 di SMA Negeri 1 Metro kini tengah berada di bawah sorotan tajam publik. Berdasarkan data laporan realisasi penggunaan dana BOSP yang berhasil dihimpun, muncul aroma dugaan penyimpangan anggaran yang sangat menyengat, khususnya pada pos belanja “Berlangganan Daya dan Jasa” yang nilainya melonjak secara drastis hingga menyentuh angka ratusan juta rupiah.

Pada tahun anggaran 2025, SMAN 1 Metro tercatat menerima alokasi dana BOSP total sebesar Rp 1.441.500.000 yang dicairkan dalam dua tahapan untuk membiayai 961 siswa penerima. Pada Tahap 1, sekolah menerima kucuran Rp 720.750.000 dan melaporkan penggunaan sebesar Rp 714.990.000. Sementara pada Tahap 2, dengan nilai salur yang sama, total laporan realisasi pembelanjaan justru membengkak melampaui pagu, yakni sebesar Rp 726.510.000.

Kejanggalan paling kasat mata terlihat pada komponen Berlangganan Daya dan Jasa. Di Tahap 1, manajemen sekolah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 99.998.100. Angka ini secara mencurigakan melonjak tajam lebih dari dua kali lipat pada Tahap 2, dengan nilai yang sangat fantastis, mencapai Rp 226.843.000. Jika diakumulasikan, SMAN 1 Metro menghabiskan Rp 326.841.100 hanya untuk membayar tagihan daya dan jasa selama satu tahun.

Padahal, jika merujuk pada profil sarana prasarana sekolah pada situs Kemendikdasmen, SMAN 1 Metro hanya memiliki 28 ruang kelas belajar dan 1 ruang perpustakaan. Estimasi kapasitas daya listrik yang terpasang diperkirakan berkisar di angka 10.600 VA dengan dukungan fasilitas internet Dedicated. Berdasarkan kalkulasi matematis tarif dasar listrik golongan publik dan biaya langganan internet korporat standar, biaya operasional riil maksimal untuk komponen tersebut idealnya tidak akan melebihi angka Rp 105 juta per tahun.

Artinya, terindikasi terdapat selisih anggaran jumbo sekitar Rp 221 juta lebih pada komponen daya dan jasa yang tidak selaras dengan kebutuhan logis di lapangan. Hal ini memicu spekulasi kuat di kalangan pemerhati pendidikan mengenai adanya dugaan praktik markup atau laporan belanja fiktif demi menyerap habis sisa anggaran.

Dilain sisi, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Metro Ibnu Budi Cahya saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan rinci, ia mengaku baru menjabat di bulan April 2026 sehingga tidak mengetahui hal penggunaan detail anggaran jumbo tersebut.

“Saya baru jabat di bulan April, jadi anggaran bulan sebelumnya sampe 2025 saya tidak mengetahui. Tapi dengan nilai segitu menurut saya wajar karena sekolah ini pakai AC,” ujarnya, Sabtu 06/06/2026.

Saat ditanya detail AC yang digunakan, berapa Paard Kracht (PK), jumlah dan apakah hidup 24 jam serta kapasitas internet yang digunakan berapa Mbps sehingga menghabiskan anggaran sebesar itu?

Ibnu lantas tidak menjawabnya, ia hanya menyarankan untuk datang ke sekolah. Padahal data yang disampaikan sebelumnya, merupakan informasi dari investigasi lapangan bagian control sosial para lembaga swadaya masyarakat pemerhati pendidikan.

Sehingga dibutuhkan data, informasi pembanding agar informasi yang disampaikan ke publik kredibel, untuk itu pimpinan sekolah tersebut lantas meminta waktu untuk memberikan tanggapan.

“Gini aja mas nanti saya minta bendahara sekolah untuk menjelaskan melalui surat soal penggunaan anggaran tersebut, Senin atau Selasa nanti suratnya dikirim,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMA Negeri 1 Metro belum dapat menjabawab secara spesifik terkait penggunaan anggaran jumbo yang menjadi sorotan dan tudingan tersebut.

Untuk itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, khususnya Kepala Dinas sudah seyogyanya menjadikan hal ini sebagai perhatian khusus agar isu ini tidak mencoreng citra baik yang sedang di bangun oleh Kadisdikbud Lampung. (Eri/Red)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kadisdikbud Thomas Amirico Dongkrak IPM, SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 243 Siswa ke PTN dan 1 University of Melbourne Australia

5 Juni 2026 - 21:39 WIB

Dewan Pendidikan Lampung Sebut Pemindahan Siswa SMA Siger ke Sekolah Swasta Langkah Tepat dan Solutif

5 Juni 2026 - 17:59 WIB

Pemkot Bandar Lampung Biayai Full Pemindahan Siswa SMA Siger ke Sekolah Swasta

5 Juni 2026 - 14:53 WIB

Gubernur Mirza Ajak Aktivis PMII Jadi Mitra Strategis Perkuat Pembangunan Desa di Lampung

5 Juni 2026 - 14:49 WIB

Luar Biasa! Inflasi Provinsi Lampung Mei 2026 Terendah di Indonesia

4 Juni 2026 - 18:54 WIB

Gubernur Mirza Bersama Aptisi Bahas Berbagai Isu Strategis Penguatan Pembangunan SDM

4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Trending di Bandar Lampung
error: Content is protected !!