Menu ✖

Mode Gelap

Bandar Lampung · 20 Apr 2026 18:09 WIB ·

Tahun Ini Toyota dan Pertamina Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung


 Tahun Ini Toyota dan Pertamina Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Perbesar

Infologi.id, Jakarta – Komitmen transisi energi hijau di Indonesia semakin nyata. Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota Group, resmi memastikan langkah strategisnya untuk menanamkan investasi besar dalam pengembangan bioetanol di tanah air. Sebagai langkah perdana, Toyota akan membangun pabrik produksi bioetanol yang berlokasi di Lampung.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, mengungkapkan bahwa megaproyek ini akan dieksekusi melalui skema konsorsium lintas sektor.

Sinergi ini mempertemukan Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) dengan anak usaha Toyota, Toyota Tsusho, guna menciptakan rantai pasok energi terbarukan yang terintegrasi.

Proyek ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga didukung oleh ekosistem finansial dan teknologi yang kuat.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) berperan aktif dalam skema pembiayaan proyek. Pengembangan ini melibatkan program RABID dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI), guna memastikan efisiensi dan standar kualitas global.

“Langkah ini merupakan bagian dari hilirisasi industri berbasis sumber daya alam yang bertujuan menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus menurunkan emisi karbon secara signifikan,” ujar Todotua.

Berdasarkan target awal, pabrik di Lampung tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas produksi mencapai 60.000 kiloliter bioetanol per tahun. Kapasitas ini diharapkan mampu menyuplai kebutuhan campuran bahan bakar nabati (biofuel) nasional yang terus meningkat.

Saat ini, proyek ambisius tersebut telah memasuki tahap finalisasi. Todotua menegaskan bahwa studi kelayakan (feasibility study) saat ini sudah hampir rampung, sehingga proses konstruksi diharapkan dapat segera dimulai dalam waktu dekat.

Kehadiran pabrik ini diprediksi akan memberikan dampak ekonomi positif bagi wilayah Lampung, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemberdayaan petani lokal sebagai penyedia bahan baku bioetanol. (*/Red)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Pengamat Minta Gubernur Lampung Evaluasi Atau Berhentikan KI, Desak Copot Kepsek SMKN 1 Raman Utara

2 November 2026 - 19:22 WIB

DPRD Lampung Turun Tangan, Ismet Roni Janji Cek Tender Rp95,98 Miliar BMBK

1 November 2026 - 16:53 WIB

Polemik SBU PT CMS Memanas, Pengamat Desak APH Periksa Pemenang Tender Rp95 Miliar BMBK Lampung

1 November 2026 - 13:32 WIB

PBJ Klaim SBU Pemenang Proyek Rp100 Miliar BMBK Lampung Berlaku, Pengamat: LPJK Catat Status Pencabutan

31 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Disdikbud Lampung Tanggapi Keliling Industri “SMKN Apung”, Sekolahnya Metafora Isunya Nyata?

31 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Pengkondisian atau Kelalaian? Proyek BMBK Lampung Rp.100 Miliar Hasil “Ngutang” Dimenangkan Penyedia SBU Kadaluarsa

30 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Trending di Breaking News
error: Content is protected !!