LAMPUNG SELATAN, INFOLOGI.ID – Di bawah naungan langit Sidomulyo yang teduh, sebuah harmoni pendidikan sedang dirajut. SMKN 1 Sidomulyo, sekolah yang dikenal sebagai pencetak tunas-tunas bangsa di Lampung Selatan, baru saja menuntaskan sebuah ritual penting dalam pembentukan jiwa: Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) 2026.
Selama dua hari, terhitung sejak 6 hingga 7 Februari 2026, gerbang sekolah bukan sekadar pintu masuk menuju ruang kelas, melainkan gerbang menuju transformasi. Seluruh punggawa Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) berkumpul, menanggalkan sejenak rutinitas buku teks untuk menyelami samudra kepemimpinan.
Menyemai Benih Integritas di Tanah Pendidikan
Saat prosesi LDKS berlangsung, Kepala SMKN 1 Sidomulyo, Susila Budi, memandang tajam ke arah barisan siswa dengan binar penuh harap. Baginya, sekolah adalah tanah subur tempat karakter harus disemai sebelum prestasi dipanen. Dalam hatinya tampak seperti ia menegaskan bahwa kecemerlangan otak tanpa ketangguhan watak hanyalah ibarat pohon besar yang rapuh akarnya.
Merajut Kemampuan, Mengasah Lisan
LDKS kali ini yang telah berlangsung selama dua itu ibarat kawah candradimuka, tempat mental para pengurus OSIS ditempa agar sekeras baja namun tetap memiliki kelembutan nurani. Di bawah bimbingan para guru pembina yang bertindak sebagai mentor sekaligus orang tua, para siswa diajak menguasai berbagai “senjata” masa depan.
Mulai dari, Retorika dan Public Speaking, manajemen Organisasi, dan Kepemimpinan Berbasis Tanggung Jawab guna menanamkan kesadaran bahwa jabatan adalah amanah, dan setiap langkah adalah jejak yang akan diikuti.
Harapan Besar dari Sidomulyo untuk Indonesia
Seiring berakhirnya kegiatan ini, SMKN 1 Sidomulyo tidak hanya sekadar menyelesaikan sebuah agenda tahunan. Mereka tengah melepas kader-kader yang lebih disiplin, komunikatif, dan bertenaga. Pihak sekolah meyakini, dari tangan-tangan inilah akan lahir motor penggerak bagi berbagai perubahan positif.
SMKN 1 Sidomulyo telah membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengisi kepala dengan angka, tetapi tentang menyalakan api kepemimpinan di dalam dada. Kini, permata-permata dari Sidomulyo siap bersinar, membawa nama baik sekolah menuju cakrawala prestasi yang lebih luas. (*/Red)










