INFOLOGI.ID, BANDAR LAMPUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Lampung. Selama sepekan ke depan, mulai 23 Februari hingga 1 Maret 2026, hujan lebat disertai angin kencang dan petir diprediksi masih akan mendominasi.
Berdasarkan rilis resmi BMKG Lampung, kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang masih sangat aktif di wilayah Sumatera bagian selatan.
Fenomena Atmosfer Pemicu Hujan Lebat
Prakirawan BMKG menjelaskan bahwa indeks ENSO di NINO 3.4 tercatat pada angka $-0,77$ (kategori normal $\pm0,8$). Selain itu, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) saat ini berada pada Fase 2 (Samudra Hindia).
“Kondisi ini berkontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di Lampung. Adanya daerah konvergensi juga meningkatkan pertumbuhan awan konvektif dari wilayah Sumatera hingga Jawa,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Senin 23/2/2026.
Tingginya kelembaban udara di seluruh lapisan atmosfer Lampung juga turut meningkatkan massa uap air, yang memicu pertumbuhan awan hujan terutama pada siang, sore, hingga malam hari.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Petir & Angin Kencang
Berikut adalah jadwal dan sebaran wilayah di Lampung yang perlu mewaspadai potensi cuaca buruk:
23 Februari: Bandar Lampung, Lamsel, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lamteng, dan Lamtim.
24 Februari: Lamsel, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Lamtim, Tulang Bawang, Tubaba, dan Mesuji.
25 Februari: Tanggamus dan Pesisir Barat.
26 Februari: Lamsel, Pesawaran, Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Lamtim, Tulang Bawang, dan Mesuji.
27 Februari: Lamsel, Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Metro, Lamtim, Tulang Bawang, Tubaba, dan Mesuji.
28 Februari: Bandar Lampung, Pesawaran, Pesibar, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Metro, Lamtim, Tulang Bawang, Tubaba, dan Mesuji.
1 Maret: Bandar Lampung, Lamsel, Pesawaran, Lambar, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Metro, dan Lamtim.
Mengenal Kategori Intensitas Hujan
Sebagai panduan bagi masyarakat, BMKG membagi intensitas curah hujan ke dalam beberapa kategori:
Ringan: 0,1–5,0 mm/jam atau 5–20 mm/hari.
Sedang: 5,0–10,0 mm/jam atau 20–50 mm/hari.
Lebat: 10–20 mm/jam atau 50-100 mm/hari.
Sangat Lebat: >20$ mm/jam atau >100$ mm/hari.
Imbauan Keselamatan Masyarakat
Menanggapi prakiraan cuaca tersebut, BMKG mengimbau warga Lampung untuk tetap waspada terhadap dampak sekunder yang mungkin ditimbulkan.
“Kami meminta masyarakat mewaspadai potensi genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta ancaman sambaran petir. Pastikan selalu memantau informasi cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan,” tutup pernyataan tersebut. (*/Red)










