Infologi.id LAMPUNG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menggelar Lomba Penulisan Surat kepada Gubernur Lampung tingkat SMA/SMK se-Provinsi Lampung.
Ajang literasi terbesar tahun 2026 ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November, sekaligus memperkuat budaya membaca dan menulis di kalangan generasi muda.
Mengusung tema “Gubernurku Pahlawanku”, kompetisi ini terbuka secara gratis bagi seluruh siswa kelas X, XI, dan XII SMA/SMK, baik negeri maupun swasta, di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Anggota Tim Juri, Hendri Std, menjelaskan bahwa lomba ini dirancang untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai patriotisme sekaligus menghidupkan tradisi menulis tangan di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Pelajar adalah calon patriot pembangunan. Melalui lomba ini, kami ingin membudayakan gemar membaca dan menulis,” ujar Hendri, Jumat (16/10/2026).
Hendri menambahkan, selain memperebutkan hadiah senilai jutaan rupiah, para pemenang berkesempatan bertemu dan berdialog langsung dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal serta Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico.
Syarat dan Ketentuan Lomba
Berdasarkan ketentuan resmi Disdikbud Provinsi Lampung, berikut kriteria dan tata cara partisipasi peserta:
- Format Karya: Naskah berupa surat tulisan tangan yang rapi menggunakan pena tinta hitam atau biru, dengan panjang 300 hingga 400 kata.
- Orisinalitas: Karya harus murni buatan sendiri. Peserta dilarang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) maupun melakukan plagiarisme.
- Pengiriman Karya: Hasil tulisan tangan dipindai (scan) ke format PDF, lalu dikirimkan via WhatsApp ke nomor 0853-5523-5569 tanpa perlu registrasi awal. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim satu karya.
- Apresiasi Juara: Panitia menyediakan penghargaan untuk Juara 1, 2, 3, serta Juara Harapan 1, 2, dan 3. Selain itu, dipilih pula 1 Juara Favorit dari setiap kabupaten/kota (total 15 Juara Favorit).
Tema dan Fokus Penulisan
Peserta dapat memilih satu dari tiga fokus isu berikut:
- Aspirasi Pendidikan: Peningkatan mutu belajar, pemenuhan fasilitas sekolah, dan pemerataan akses pendidikan berkualitas.
- Kepedulian Lingkungan: Pelestarian alam, pengelolaan sampah, pengembangan destinasi wisata ramah lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan.
- Harapan Kesejahteraan Rakyat: Pembangunan ekonomi kerakyatan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Hendri, isi naskah hendaknya diawali dengan apresiasi atas capaian pembangunan Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian gagasan serta harapan strategis peserta.
“Agar surat yang disusun berbobot, peserta diharapkan rajin membaca referensi terkait kebijakan Pemprov Lampung sesuai tema pilihan. Kuncinya adalah banyak membaca, lalu menuangkannya secara runtut dan rapi melalui tulisan tangan,” pungkasnya. (*)









