Infologi.id, Bandar Lampung — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan strategi baru untuk menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Sebanyak 111.165 siswa jenjang SMA, SMK, SLB, dan Kejar Paket C dijadwalkan mengikuti tes tersebut mulai akhir Oktober mendatang.
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Jadwal ini terbagi dalam beberapa gelombang, meliputi tes reguler, mata pelajaran wajib, hingga mata pelajaran pilihan.
“Kami meminta sekolah mulai serius mempersiapkan peserta didik melalui pemanfaatan bank soal dan materi pembelajaran rutin,” ujar Thomas, Rabu (23/9/2026).
Menurut Thomas, TKA bukan sekadar ajang menjawab soal, melainkan instrumen terstandar untuk mengukur capaian kognitif siswa sekaligus mengevaluasi proses belajar selama tiga tahun.
Terapkan Metode Double Teaching
Guna memperkuat kualitas pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Matematika, Disdikbud Lampung meluncurkan inovasi program Double Teaching atau pengajaran ganda.
Dalam program ini, satu kelas akan diampu oleh dua guru sekaligus. Satu guru internal sekolah dan satu guru tamu dari sekolah lain yang dirotasi setiap bulan. Peluncuran program ini dimulai dengan apel resmi pada Kamis (24/9/2026).
Sebagai tahap awal, uji coba diterapkan di 17 SMA di Bandar Lampung selama satu tahun, sebelum nantinya diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Lampung.
Melalui Double Teaching, kedua guru tidak hanya mengajar, tetapi juga saling mengamati metode instruksional, memberikan penjelasan tambahan, serta memicu keaktifan siswa di kelas.
“Guru tamu dan guru internal bisa saling berbagi ilmu cara mengajar yang baik. Sistem ini juga membangun iklim kompetisi positif, sehingga para pendidik terdorong untuk terus meningkatkan kualitas dirinya,” kata Thomas. (*/Red)









